PENGERTIAN LAUT
Laut merupakan kumpulan dari air asin dalam jumlah yang sangat banyak dan luas di permukaan bumi. Dimana, laut memisahkan suatu benua dengan benua lainnya, juga menjadi pemisah antara pulau satu dengan pulau lainnya.

Pengukuran kedalaman laut dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan memakai tehnik bandul timah hitam atau dradloading dan tehnik gema atau echo sounder atau echoloading.

1. Teknik Bandul Timah Hitam (Dradloading)

Tehnik bandul timah hitam merupakan tehnik yang menggunakan tali panjang dengan ujung diikat bandul timah sebagai pemberat. Kemudian dari atas kapal tali tersebut diturunkan hingga menyentuh dasar laut.

Setelah itu panjang dari tali tersebut diukur maka itulah kedalaman dari laut yang diukur. Namun, cara tersebut tidak begitu akurat dikarenakan tali tidak dapat tegak lurus diakibatkan pengaruh arus laut.

Selain itu terkadang bandul tidak sampai ke dasar laut dikarenakan tersangkut karang. Cara tersebut juga membutuhkan waktu yang lama. Kelebihannya dapat mengetahui jenis batuan, suhu, maupun apakah terdapat kehidupan organisme pada dasar laut.

2.Gema Duga (Echoloading)

Tehnik gema merupakan tehnik yang menggunakan hukum fisika sebagai dasarnya, yakni mengenai perambatan dan pantulan bunyi dalam air. Bunyi (gelombang suara) dikeluarkan dari sebuah alat yang dipasang pada dasar kapal.

Suara tersebut memiliki kecepatan rambat rata rata 1.600 m/s hingga membentur dasar laut. Kemudian dipantulkan dalam bentuk gema lalu ditangkap oleh alat tadi.

Jarak waktu yang ditempuh dalam perambatan dan pemantulan tersebut diterjemahkan sebagai kedalaman laut. Cara tersebut lebih praktis, cepat dan juga akurat. Namun, memiliki kekurangan yakni tidak mengetahui suhu, jenis batuan dan juga tanda kehidupan pada dasar laut.

Sumber : https://www.porosilmu.com/2017/05/pengertian-jenis-pengukuran-kedalaman-laut.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *