Bagaimana langkah-langkah cara menggunakan theodolit? Theodolit merupakan alat ukur tanah yang berfungsi untuk mengukur sudut, baik sudut mendatar/horisontal maupun sudut tegak/vertikal. Besar sudut tersebut perlu diukur terutama untuk menentukan jarak mendatar dan jarak tegak antara dua titik yang ada di lapangan.
Suatu theodolit bisa digunakan dan diakui hasil pengukurannya apabila sumbu kesatu benar-benar dalam posisi tegak dan sumbu kedua benar-benar dalam posisi mendatar. Posisi garis bidik juga harus benar-benar tegak lurus dengan sumbu kedua. Serta tidak terdapat kesalahan indeks pada lingkaran kesatu.
Berikut adalah panduan step by step yang lengkap, cara menggunakan theodolit untuk pemula :
  1. Putar sekrup pengunci perpanjangan berlawanan arah jarum jam untuk mengendurkannya. Lalu tarik ke atas perpanjangan tersebut dengan ketinggian setara dada posisi dada agar mudah dioperasikan. Jangan lupa kencangkan kembali sekrup pengunci perpanjangan tersebut setelah ditemukan posisi yang pas.
  2. Sebagai penahan posisi theodolit agar tidak mudah goyah, buatlah kaki statif berbentuk segitiga sama sisi. Kemudian injak pedal kaki statif tersebut agar lebih kuat. Cobalah atur kembali ketinggian statif supaya posisi tribar plat mendatar sesuai.
  3. Taruh theodolit di atas tribar plat. Setelah itu, kencangkan sekrup pengunci centering ke theodolit.
  4. Setel level nivo kotak agar posisi sumbu kesatu benar-benar tegak dengan menggerakkan sekrup kiap di ketiga sisi alat ukur tersebut secara beraturan.
  5. Setel nivo tabung supaya posisi sumbu kedua benar-benar mendatar dengan menggerakkan sekrup kiap di ketiga sisi alat ukur tersebut secara beraturan.
  6. Atur posisi theodolit dengan mengendurkan kekuatan sekrup pengunci centering, lalu ubah posisinya berpindah ke kanan atau kiri hingga berada tepat di tengah-tengah titik ikat (BM) jika dilihat dari centering optic.
  7. Periksa kembali kedudukan garis bidik menggunakan bantuan tanda T yang dibuat di dinding.
  8. Cek sekali lagi kebenaran nilai indeks pada sistem skala lingkaran dengan membaca sudut biasa dan sudut luar biasa untuk mengetahui nilai kesalahan dari indeks tersebut.
  9. Untuk tata cara pembacaannya, perhatikan pada rambut ukur akan tampak huruf E serta beberapa kotak kecil berwarna hitam dan merah. Setiap jarak antara huruf E mewakili jarak sejauh 5 cm. Sedangkan setiap jarak antara kotak kecil mewakili jarak sepanjang 1 cm.

http://arafuru.com/sipil/cara-menggunakan-theodolit-untuk-pemula.html)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *