Batu bara berasal dari endapan sisa-sisa makhluk hidup yang sudah mati. Batuan ini mengandung sulfur, nitrogen, oksigen dan hidrogen. Warnanya hitam dan mudah terbakar. Batu bara memiliki peranan yang sangat penting, terutama bagi para penggiat industri di dunia.

Di berbagai negara, batu bara dimanfaatkan untuk menghasilkan suatu energi. Mengingat jumlah minyak dalam bumi yang semakin menipis, energi dari batu bara tentunya bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif pilihan terbaik. Dalam dunia perindustrian, batu bara dipakai untuk bahan bakar.

Tak hanya itu, masih ada banyak manfaat batu bara lainnya. Beberapa diantaranya adalah sebagai bahan industri kimia, sumber pembangkit listrik, menghasilkan produk gas, dan masih banyak yang lainnya.

Daerah penghasil batu bara di indonesia terbilang cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan adanya proses yang cukup lama dalam pembentukannya pada zaman dahulu kala. Lantas, daerah mana saja yang terkenal sebagai penghasil batu bara? Inilah beberapa diantaranya.

1. Aceh Barat
Aceh Barat terkenal sebagai salah satu daerah yang memasok batu bara di dunia. Tepatnya, lokasi di Aceh yang menghasilkan banyak batu bara adalah Meulaboh.

2. Sawahlunto, Sumatera Barat
Daerah penghasil batu bara di indonesia selanjutnya adalah Sawahlunto, Sumatera Selatan. Pertambangan yang dikenal dengan nama tambang Ombilin ini memulai aktivitas pengambilan batu bara sejak tahun 1868. Dimana kala itu, masih ada koloial Belanda yang di tanah air. Namun sejak tahun 2016, kegiatan produksi sudah dihentikan.

Perlu diketahui bahwa tambang batubara di Sawahlunto adalah tambang batubara yang paling tua di Indonesia. Sebagai pertambangan batu bara yang tertua, tentunya kualitas batu bara yang dihasilkan tidak perlu diragukan lagi.

3. Tanjungenim, Sumatera Selatan
Tidak hanya Sumatera Barat, wilayah Sumatera Selatan juga terkenal dengan pertambangan batu baranya. Pertambangan ini terdapat di bukit Asam. Per jamnya, pertambangan ini bisa memproduksi 1.500 sampai dengan 1.700 ton batu. Kapasitasnya yang besar tersebut tentu saja dikarenakan adanya bantuan dari kereta loader yang bisa menampung 2.000 sampai 2.800 kubik meter setiap jamnya.

Pertambangan batu bara di Sumsel ini sudah ada sejak tahun 1919 ketika zaman kolonial Belanda. Setelah penjajahan Belanda berakhir, pemerintah di tahun 1950 meresmikan pembentukan sebuah perusahaan pertambangan negara yang dikenal dengan nama PN TABA.

4. Sorong Papua
Daerah penghasil batu bara di indonesia selanjutnya adalah Sorong Papua. Tak hanya terkenal dengan tambang emasnya, ternyata Papua juga memiliki banyak pengeboran minyak dan tambang batubara. Untuk bisa menghasilkan kualitas batu bara yang baik, biasanya pertambangan batu bara di Papua menggunakan teknik Blanding. Dengan begitu, batu bara bisa dipakai untuk kegiatan PLTU. Batu bara yang dihasilkan di Papua cukup terkenal di dunia.

Daerah pertambangan di atas sudah banyak memenuhi kebutuhan batu bara di Indonesia dan internasional. Jadi sudah selayaknya, masyarakat bangga dengan Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya.

Sumber : https://www.geologinesia.com/2018/05/daftar-daerah-penghasil-batu-bara-di-indonesia.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *